Ketahui Cara Format Flasdisk Yang Benar dan Aman

Menyimpan file di flashdisk memang menjadi pilihan yang tepat untuk mereka yang kerap memindahkan file tanpa harus membawa computer maupun laptop. Namun apa jadinya jika flashdisk yang Anda gunakan tersebut kapasitasnya sudah penuh?

Flashdisk dengan kapasitas penuh saat digunakan mungkin kerap dialami oleh sebagian orang. Ketika kapasitas flashdisk penuh, maka Anda bisa menghapus semua file di dalamya terlebih dulu. Akan tetapi jika dibandingkan dengan harus menghapusnya satu persatu, akan terasa lebih efisien jika Anda menghapusnya secara menyeluruh atau yang baisa disebut dengan istilah format.

Nah, dengan Anda melakukan formatting ini, maka Anda akan menghapus semua file yang terdapat pada flashdisk tersebut.

Dan bagi Anda yang belum mengetahui cara format flashddisk, berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan.

  1. Pertama yang dilakukan sebagai cara format flashddisk yang benar yaitu Anda bisa menghubungkan flashdisk yang akan diformat pada computer atau laptop.
  2. Selanjutnya, Anda bisa membuka windows explorer
  3. Klik kanan pada drive flashdisk Anda, lalu pilih format
  4. Jika sudah, Anda bisa memilih opsi yang diinginkan, mulai drai file system, allocation unit size, volume label dan format option.
  5. Jika sudah dipilih, klik opsi start untuk melanjutkan proses. Setelah itu akan muncul jendela peringatan. Klik OK supaya Anda bisa melanjutkan proses sekaligus bisa memulai proses formatting flashdisk.
  6. Finish

Cukup mudah bukan cara format flashdisk di atas?. Hal yang perlu Anda ketahui sebelum memulai langkah ini terdapat beberapa point penting yang perlu Anda pahami terlebih dulu.

  • File System

Secara default, opsi file system ini terdapat 3 yang antara lain NTFS, FAT32 dan exFAT.

  • Allocation Unit Size

Merupakan sebagian kecil yang diberikan pada system guna membantu proses writing pada flashdisk. Untuk diketahui bahwa semakin besar ruang partisi yang dialokasikan maka akan semakin baik pula performa system dalam membaca file pada flashdisk. Begitu juga dengan sebaliknya.

Sehingga pada opsi ini tergantung dengan kebutuhan masing-masing penggunanya. Apabila ingin menyimpan file dengan size besar, maka Anda bisa memaksimalkan allocation size supaya bisa mendapatkan kinerja yang lebih baik. Dan apabila Anda ingin menyimpan file dalam ukuran yang sedang ataupun kecil, maka allocation size yang kecil bisa menjadi opsi.

  • Volume label

Merupakan nama yang akan digunakan oleh flashdisk, sehingga Anda bisa mengisikannya nama apa saja sesuai dengan keinginan Anda. Akan tetapi ada beberapa limitasi berdasarkan jenis file system yang dipilih diantaranya :

  1. NTFS, maksimal 32 huruf dan akan ditampilkan dengan huruf besar atau kecil sesuai dengan ketikan
  2. FAT, maksimal 11 huruf dan tidak bisa menggunakan karakter special seperti *?></&+-({)}:,’”. Semua huruf yang ditampilkan akan menjadi capital.
  • Format options

Secara default, opsi Quick Format akan tercentang. Dalam hal ini berarti flashdisk hanya akan dihapus saja tanpa adanya deep scan. Dan sebaliknya, jika menghilangkan tanda centang di opsi tersebut maka tidak hanya melakukan formatting saja akan tetapi juga melakukan scanning pada flashdisk yang bertujuan untuk mendeteksi masalah seperti bad sector. Hal ini cukup memakan waktu dibandingkan dengan Quick Format.

Dalam melakukan format pada flashdisk ini jangan terlalu sering dilakukan karena hal ini bisa membuat flashdisk menjadi error, bad sector, undetected bahkan bisa rusak total.

Dan beberapa cara format flashddisk di atas diharapkan bisa dijadikan pedoman untuk membantu dalam memformat flashdisk Anda.

Ketahui Cara Format Flasdisk Yang Benar dan Aman | gurumutan | 4.5